next destination
French artist Mademoiselle Maurice who creates stunning geometric figures on urban surfaces using rainbows of folded origami figures. via

lantern
”Our deepest fear is not that we are inadequate; our deepest fear is that we are powerful beyond measure. It is our light, not our darkness, that most frightens us. We ask ourselves, who am I to be brilliant, gorgeous, talented, and fabulous? Actually, who are you not to be? …”
- Marianne Williamson
Saat kau berlabuh di hatiku, kuharap bukan sesaat
Saat kau mengisi relung jiwaku, kuharap akan selamanya
Saat kau menjauh, kuharap kau ingat akan diriku
Saat kau akhirnya menyapaku, Kutahu kau tak melupakanku
Saat ku mengenalmu, sungguh senang diriku
Saat ku makin dalam mengenalmu, sungguh kagum aku terhadapmu
Saat ku tahu perjuanganmu, sungguh ingin menjadi pundakmu
Saat kau bimbang, sungguh ingin ku bisa menjadi pandumu
Saat kau berlabuh di negeri seberang, sungguh doa ku untukmu selalu
Saat kau berkarya, sungguh aku adalah fansmu no.1
Saat kau terlena dengan segala aktivitasmu, sungguh ku khawatir akan kesehatanmu
Saat kau tertawa riang, sungguh ku bahagia hanya dengan melihatmu tertawa
Saat hatiku mengatakan kau special bagiku,sungguh mati aku menolaknya
Saat hatiku merindukanmu, aku berharap rasa itu tidak ada
Saat ku kehilanganmu ku kehilangan jiwaku
Saat ku tak bisa melihatmu, batinku mencarimu walau hanya bayanganmu
Saat kau tahu perasaaanku, sungguh aku tak akan bisa menghadapimu
Saat kau tahu isi jiwaku, aku tahu aku tak akan berdaya untuk menatapmu
Saat kau tahu dalamnya kerinduanku, aku mungkin tak akan bisa menemuimu
Saat kau tahu kau adalah bagian terindah hidupku, mungkin kau tak percaya
Saat kau berlabuh di hatiku, kau adalah yang terindah setelah Tuhan
Saat kau berlabuh di hatiku, ketenanganku yang kau usik
Saat kau berlabuh di hatiku, mungkinkah kau tahu aku mencintaimu lebih dari diriku…
by Veronica Rafaelia Helga Sellawonna. Tuesday, 24 April 2012.